Dunia IslamKeluargaNews

Mau Ekonomi Kuat, Membelilah Di Warung Muslim

 Alfurqon.co.id – Sebenarnya sudah sejak lama para ulama memberikan himbauan agar bila berbelanja barang kebutuhan sehari-hari di warung milik umat muslim, bukan warung //mini market //, yang notabenenya memberikan keuntungan bagi orang luar negeri.

Sebab, rata-rata supermarket atau minimarket seperti yang membanjir di sekeliling kita ini adalah investasi luar negeri. Makanya kalau bisa berbelanjalah di warung tradisional atau pasar tradisional yang bisa langsung dengan wak haji atau ibu-ibu kita sendiri.

Tetapi, sepertinya sulit sekali untuk mewujudkan harapan itu, karena umat muslim yang 85 persen masih lebih suka berbelanja /di minimarket / milik orang luar itu. Padahal, produk yang dibutuhkan itu semua ada di warung tradisional milik wak haji. Taroklah, bila minimarket milik orang local mungkin tidak jadi masalah. Yang pasti kena pajak lagi.

Kan pasar tradisional tempat bertemunya penjual lokal dengan pembeli dan saat untuk mengadakan transaksi bisa tawar menawar sehingga tercapai kesepakatan harga. Itulah hebatnya pasar tradisional. Lagian uangnya untuk orang-orang di negeri ini. Sebab, ada minimarket yang keuntungannya justru untuk orang di amerika atau eropa sana. Karena investasinya dari mereka.

Belakangan, pasar tradisional mulai tersingkirkan akibat makin banyaknya minimarket dan supermarket. Bahkan sampai ditempat-tempat terpencil. Nggak heran, keberadaan pasar tradisional mulai dipandang sebelah mata oleh masyarakat.

Padahal belanja di pasar tradisional atau warung pak haji banyak keuntungannya. Selain bisa tawar menawar, produknya lebih segar, dan juga bisa berinteraksi secara langsung dengan para pedagang lokal.

Tidak  seperti di supermarket yang harganya nggak bisa ditawar. Kalau belanja di pasar tradisional kamu bisa bebas menawar harga sesuka hati disitulah letak seninya. Walaupun terdengar mudah, padahal tawar menawar nggak mudah juga.

 Barang-barang yang ada di pasar tradisional juga jauh lebih lengkap daripada di supermarket. Hampir semua kebutuhanmu ada di pasar tradisional, mulai bahan mentah, sayur mayur, buah-buahan, alat rumah tangga, sampai pakaian dalam pun ada. “Selain bisa nawar dan lebih murah, kalau beli di pasar tradisional itu barangnya jauh lebih lengkap, barang yang nggak ada di supermarket biasanya tersedia di pasar tradisional,” tutur Harda, salah satu karyawan swasta kepada Alfurqon.co.id

 Kalau kita cinta Indonesia, berarti sudah saatnya mencoba untuk mulai belanja kebutuhanmu di pasar tradisional. Kalau barang yang dijual di pasar tradisional rata-rata adalah hasil petani lokal, jadi belanja di pasar tradisional itu sama dengan cinta produk dalam negeri, sekaligus membantu petani kita.

 Selain lebih lengkap, produk yang ada di pasar tradisional biasanya lebih segar. Itu terjadi karena para pengepul selalu menyetok barang pagi-pagi sekali untuk dijual pada hari itu juga, sehingga barang lebih segar.

Bila ingin kita kuat, maka belilah barang di warung atau di pasar tradisioal. Uang yang berputar diantara sesame umat, bukan justru kepada orang lain. Pesan ini sedikit agak tegas, agar umat Islam bisa mengerti dan sadar.(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close