Ciri-ciri Bakteri, Struktur, Sifat, Dan Cara Hidupnya

Ciri-ciri Bakteri, Struktur, Sifat, Dan Cara Hidupnya

Bakteri adalah mikroorganisme yang bersel satu prokariotik yang hidup bebas, jadi banyak sekali sebenernya di sekitar kita. Mereka tersebar di hampir semua elemen kehidupan, yaitu tanah, udara, udara, debu, serta hidup di tubuh tumbuhan, hewan, bahkan termasuk juga manusia. Bakteri kata dari bahasa Yunani, artinya batang kecil. Bakteri adalah jenis yang paling banyak dan melimpahkan di antara jenis-jenis lain, jenis yang sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan bantuanmikroskop.

Bakteri

 

Sumber : https://ekosistem.co.id

Bakteri punya ciri-ciri yang berbeda dengan spesies lain,

Ciri-ciri Bakteri

  • Bersel satu
  • Prokariotik
  • Kandungan kromosom haploid
  • Hidup dengannya autotrof maupun heterotrof
  • Berkembang biak dan bereproduksisecara seksi dan aseksual
  • Memiliki alat gerak bernama flagel, namun ada sebagian besar juga yang tidak dilengkapi dengan alat gerak
  • Butuh kelembaban tinggi, yaitu kurang 85% untuk kelanjutan lebih lanjut
    Struktur

Bakteri punya struktur yang terbagi atas sel dinding, kapsul, selaput sel, bahan genetik, sitoplasma, ribosom, bulu cambuk, dan plasmid.

Dinding sel

Dinding sel tersusun dari dua elemen, protein dan polisakarida. Dinding sel inilah yang berfungsi membentuk bakteri. Sel di luar membran sel, dinding sel juga dilindungi oleh bakteri terhadap Lingkungan luar.

Kapsul

Adalah selubung pelindung yang tersusun dari polisakarida. Letaknya yang berada di luar dinding sel, ganti bakteri agar tidak memperbaiki kekeringan, dan ganti bakteri dari antitoksin sel inang. Semua jenis bakteri, hanya jenis-jenis tertentu saja, yakni yang bersifati patogen saja.

Membran sel

Membran sel terbentuk dari lemak dan juga protein. Membran selu di plasma luas karena fungsinya adalah membungkus plasma dan mengatur mineral dari sel luar. Membran sel semipermeable dan menghasilkan enzim respirasi.

Sitoplasma

Sitoplasma adalah cairan yang dijumpai di dalam sel. Tersusun oleh koloid dari banyak molekul organik, seperti lemak, protein, mineral. Di sinilah tempat melanjutkan proses reaksi_reaksi.

Bulu cambuk

Bulu cambuk atau flagel merupakan alat gerak yang digunakan cacing untuk mobilitasnya, sehingga memudahkan bakteri untuk memulai makanan, dan menjauhi racun atau bahan kimia.

Materi genetik

DAN atau pun disebut juga DNA bakteri tidak tersebar dalam sitoplasma, akan tetapi tersebar di nukleoid. ADN melaksanakan proses sintesis protein bakteri, dan zat pembawa sifat.

Ribosom

Berfungsi dalam sintesis protein dan tersusun juga dari protein. Jika dilihat dengan mikroskop, ribosom ini terlihatlayaknya strukturkecil melingkar.

Plasmid

Selain DNA, termasuk juga plasmid, adalah sesuatu yang mengandung gen-gen tertentu yang dianggap gen patogen, dan gen kabel antibiotik. Plasmid mampu memperbanyak dirikurang lebih hingga 20 plasmid dalam satu sel.

Sifat-Sifat Bakteri

Bakteri memiliki ukuran yang sangat kecil dan hanya antar 1 hingga 5 mikron.

Prokariotik.

Memiliki bentuk sel yang tetap sama karena memiliki sel dinding.
Bakteri tidak memiliki klorofil sehingga bakteri umumnya memiliki badan yang transparan atau pun buram dan menyebabkan tidak memiliki klorofil pada umumnya bakteri yang merupakan heterotrof. Akan tetapi beberapa jenis bakteri yang memiliki organel-organel klorofil dan fontosintesis sehingga bakteri tersebut disebut dengan fotoautotrof.
Bakteri umumnya berkembang biak secara vegetatif atau aseksual dengan cara membelah diri sendiri.
Bakteri adalah mikoroorganisme yang memiliki satu sel atau biasa disebut dengan uni seluler.
Ada bakteri yang memiliki flagelata tetapi ada juga yang tidak.

Mikroskopis.

Memiliki sifat kosmopolit.
Bakteri ada yang hidup berkoloni namun ada pula yang soliter.
Inti dari bakteri tidak memiliki inti atau membran karioteka atau yang dapat disebut juga dengan prokariotik.
Bakteri dapat melakukan reproduksi dengan kawin dan juga membelah diri, atau dikawinkan atau konjugasi.

Ada beberapa jenis bakteri dengan cara hidup yang berbeda-beda

Klasifikasi berdasarkan cara melewati

Heterotrof

Jenis bakteri yang bertahan hidup heterotrof tidak bisa membuat makanan sendiri. Mereka termasuk parasit yang mengambil makan dari sel inang, dan saprofit dengan menguraikan sampah organik.

Autotrof

Adalah jenis bakteri yang bertahan hidup dengan membuat makanannya sendiri. Ada dua jenis bakteri autotrof, yaitu foto autotrof yang membuat makanan dengan bantuan dari cahaya, sedang yang lain yaitu kemoautotrof, adalah membuat makanan dari bantuan jenis kimia.

 

Baca artikel kami yang lainnya :

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *