Fungsi DPR ( Dewan Perwakilan Rakyat )

Fungsi DPR ( Dewan Perwakilan Rakyat )

 

Fungsi DPR.

Fungsi DPR.

Apa Fungsi Legislasi DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat? Jika kiat berbicara tentang DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat, sudah pasti akan terbayang tentang suasana Pemilu yang diselenggarakan diseluruh Indonesia. Suasana Pemilu akrab dengan kampanye dan keramaian yang menyenangkan bagi rakyat yang ikut andil dalam kontestasi lima tahunan tersebut. Betapa tidak saat ini rakyat telah memiliki kebebasan untuk memilih pemimpin atau anggota legislatif sesuai dengan hati nurani dan tanpa paksaan. Dalam ajang pesta demokrasi tersebut tentu saja kita akan dapat menentukan nasib dari bangsa kita tercinta yaitu Negara kesatuan Indonesia selama lima tahun kedepan.

Menjadi sesuatu yang membanggakan tersendiri bagi kita sebagai rakyat akan hal tersebut. Kita diberi hak sepenuhnya untuk memilih pemimpin sesuai dengan pilihan kita sendiri. Selain itu kita juga dapat menambah pengetahuan tentang Pemilu dan Politik yang mungkin sebagian orang belum mengerti. Dengan adanya Pemilu yang diselenggarakan dengan Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia serta Jujur dan Adil. Kita tidak lagi buta akan siapa yang akan kita pilih untuk menjadi pemimpin. Dengan segenap harapan dan do’a dalam hati nurani semoga mereka yang terpilih dapat mengemban tugas dengan amanah dan perduli kepada kita sebagai rakyat.

Kali ini kita akan membahas tentang Fungsi DPR ( Dewan Perwakilan Rakyat ) setelah terpilih dan menduduki kursi dari fraksinya masing masing. Mungkin bagi sebagian orang yang berkecimpung dalam dunia politik ini bukanlah sesuatu hal yang asing. Namun bagi kita rakyat yang belum mengetahui akan hal ini, dapat memahami sebagian dari Fungsi DPR tersebut. Hal ini juga dapat menjadi dasar kita apabila ada pertanyaan yang terkait dengan Fungsi Dari DPR. Untuk lebih memahami apa fungsi dari DPR Anda dapat menyimak ulasan berikut ini. Namun perhatikan dulu pengertian dari DPR tersebut dibawah ini.

Pengertian Dari DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat

DPR atau sering disebut dengan Dewan Perwakilan Rakyat, merupakan sebuah atau salah satu Lembaga Tinggi Negara yang terdapat dalam system ketatanegaraan khususnya di Negara Indonesia kita tercinta ini. Lembaga DPR ini sendiri merupakan Lembaga perwakilan rakyat atau yang mewakili rakyat Indonesia untuk menyampaikan aspirasi bagi negara. Dalam tubuh DPR terdapat anggota dari berbagai Partai politik yang terpilih melalui Pemilihan Umum. Dengan kata lain Anggota DPR tersebut merupakan Pejabat Publik yang dipilih oleh Rakyat.

Wewenang Dan Tugas Anggota DPR

Terkait dengan fungsi legislasi, DPR memiliki tugas dan wewenang :

  • Menyusun Program Legislasi Nasional (Prolegnas)
  • Menyusun dan membahas Rancangan Undang-Undang (RUU)
  • Menerima RUU yang diajukan oleh DPD (terkait otonomi daerah; hubungan pusat dan daerah; pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah; pengelolaan SDA dan SDE lainnya; serta perimbangan keuangan pusat dan daerah)
  • Membahas RUU yang diusulkan oleh Presiden ataupun DPD
  • Menetapkan UU bersama dengan Presiden
  • Menyetujui atau tidak menyetujui peraturan pemerintah pengganti UU (yang diajukan Presiden) untuk ditetapkan menjadi UU
  • Terkait dengan fungsi anggaran, DPR memiliki tugas dan wewenang:
  • Memberikan persetujuan atas RUU tentang APBN (yang diajukan Presiden)
  • Memperhatikan pertimbangan DPD atas RUU tentang APBN dan RUU terkait pajak, pendidikan dan agama
  • Menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang disampaikan oleh BPK
  • Memberikan persetujuan terhadap pemindahtanganan aset negara maupun terhadap perjanjian yang berdampak luas bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara

Terkait dengan fungsi pengawasan, DPR memiliki tugas dan wewenang:

  • Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UU, APBN dan kebijakan pemerintah
  • Membahas dan menindaklanjuti hasil pengawasan yang disampaikan oleh DPD (terkait pelaksanaan UU mengenai otonomi daerah, pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah, pengelolaan SDA dan SDE lainnya, pelaksanaan APBN, pajak, pendidikan dan agama)

Tugas dan wewenang DPR lainnya, antara lain:

  • Menyerap, menghimpun, menampung dan menindaklanjuti aspirasi rakyat
  • Memberikan persetujuan kepada Presiden untuk: (1) menyatakan perang ataupun membuat perdamaian dengan Negara lain; (2) mengangkat dan memberhentikan anggota Komisi Yudisial.
  • Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam hal: (1) pemberian amnesti dan abolisi; (2) mengangkat duta besar dan menerima penempatan duta besar lain
  • Memilih Anggota BPK dengan memperhatikan pertimbangan DPD
  • Memberikan persetujuan kepada Komisi Yudisial terkait calon hakim agung yang akan ditetapkan menjadi hakim agung oleh Presiden
  • Memilih 3 (tiga) orang hakim konstitusi untuk selanjutnya diajukan ke Presiden

Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai Fungsi DPR ( Dewan Perwakilan Rakyat ) yang telah kami kupas dalam artikel kali ini. Kami berharap apa yang kita pelajari kali ini dapat menjadi pembelajaran tersendiri untuk kita semua dalam hal terkait. Semoga ini dapat memberikan manfaat dan selamat membaca.

 

 Baca Artikel Lainnya :

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *