2021 Segera hadir, simak cara menyiapkan dana pendidikan anak

Tahun 2020 yang telah kita lewati dengan masa pandemi akan segera berakhir. Tentu kita semua merasa tahun ini cukup berat bagi sebagian keluarga.

Banyak anak-anak yang belajar online di rumah. Anda sebagai orang tua juga sibuk mencari sumber tambahan untuk memenuhi kebutuhan belajar online anak Anda.

Keadaan yang sebelumnya tidak terduga menciptakan pengeluaran baru yang tidak terduga untuk keluarga Anda.

Kegiatan sekolah diharapkan kembali normal pada tahun 2021 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Kenali 5 Kesalahan Saat Mempersiapkan Dana Pendidikan Untuk Anak

Dengan prediksi tersebut, kata Financial Planning Finansialku, Ninet Dangirani, CFP®, orang tua harus selalu waspada, baik secara fisik maupun finansial.

Sebagai orang tua, Anda tentu tidak ingin pengeluaran keluarga Anda runtuh lagi seperti yang terjadi di masa pandemi lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Untuk itu, Ninet berbagi berbagai opsi untuk menyiapkan dana pendidikan anak tahun depan.

  1. Tinjau arus kas bulanan keluarga

Sebagai orang tua, Anda pasti memegang kendali atas pendapatan dan pengeluaran keluarga Anda. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk meninjau arus kas bulanan keluarga Anda, atau arus kas.

Periksa kembali apakah arus kas bulanan stabil atau tidak dan analisa kembali apa saja yang membocorkan pengeluaran.

Jika ada pengeluaran yang hilang, Ninet menyarankan untuk menahan pengeluaran yang tidak terlalu penting dan menggunakannya untuk menghemat dana pendidikan anak.

“Tagihan bulanan bisa ditunda untuk memenuhi kebutuhan tambahan saat anak kembali ke sekolah,” jelas Ninet.

Baca juga: Begini Cara Siapkan Dana Pendidikan Anak Meski Berpenghasilan Terbatas

  1. Reorganisasi anggaran bulanan

Ketika anak-anak kembali ke sekolah akan ada kebutuhan yang berbeda setiap bulannya, seperti sepatu baru, tas baru, alat tulis baru, dan lainnya.

Jadi sudah waktunya untuk mengatur ulang anggaran bulanan Anda.

Pilih kebutuhan prioritas utama yang dikeluarkan setiap bulan dan pikirkan juga kebutuhan dana pendidikan anak.

Namun, Ninet mengingatkan Anda untuk tetap menyesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Jangan paksa anak untuk meminta jika tidak sesuai anggaran.

  1. Buat rencana anggaran jangka pendek untuk pendidikan anak

Sebagai orang tua, sebaiknya Anda memisahkan sebagian dari pengeluaran bulanan untuk kebutuhan anak selama satu semester atau satu tahun ajaran.

Ninet menjelaskan bahwa Anda perlu menulis daftar apa yang harus dibayar selain biaya kuliah bulanan.

Tentu kebutuhan ini harus terus dikaitkan dengan kegiatan sekolah anak.

Ini akan berguna di masa depan sehingga Anda dapat menghindari kehilangan dana yang tidak terduga.

Mereka juga telah menyiapkan dana cadangan pendidikan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Baca Juga: Siapkan Dana Pendidikan Anak Setahun, Perhatikan 5 Hal Ini

  1. Buat rencana anggaran jangka panjang untuk pendidikan anak

Tidak hanya perlu memikirkan dana jangka pendek, tetapi juga menyiapkan dana pendidikan anak untuk jangka panjang.

Karena biasanya biaya pendidikan anak dibayar sekali dengan jumlah uang yang cukup besar. Misalnya, membayar uang sekolah untuk anak-anak.

Tentu saja, jika Anda tidak mempersiapkannya dengan baik, uang sekolah anak Anda akan terus meningkat, yang akan membingungkan Anda.

Oleh karena itu Anda tidak perlu ragu untuk mempersiapkan dana pendidikan jangka panjang anak dan harus dipersiapkan dari sekarang.

“Semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk menabung, semakin lama pula waktu yang dibutuhkan uang untuk tumbuh,” kata Ninet.

Melakukan hal ini sedini mungkin akan memudahkan Anda untuk menyisihkan uang setiap bulannya.

Ini juga mencegah orang tua berhutang untuk menutupi biaya pendidikan anak-anak mereka.

LIHAT JUGA :

indonesiahm2021.id
unesa.id
unimedia.ac.id
politeknikimigrasi.ac.id
stikessarimulia.ac.id
ptsemenkupang.co.id