Gunakan Twitter dengan bijak

Jejaring sosial Twitter masih menjadi andalan komunitas untuk menyampaikan pendapat, threading cerita, mempromosikan produk, bahkan mempromosikan blog atau website pribadi. Mulai dari artis, aktivis, pejabat negara, hingga masyarakat sederhana yang menggunakan Twitter dan bisa saling berkomunikasi di sini.

Melalui Twitter, ada kemungkinan pendapat atau pendapat pribadi Anda

akan didengar oleh penguasa, karena Anda dapat menyebutkan orang-orang yang tertarik secara langsung. Di sini, Twitter menawarkan semua orang yang terlibat ruang yang sama untuk didengarkan.

Nah, tidak jarang orang berdebat di Twitter atau sering disebut dengan Twit Wars, Twit Wars, dll. Oleh karena itu, melalui undang-undang ITE, pemerintah mengancam siapa saja yang membuat ujaran kebencian, ujaran kebencian, dll di jejaring sosial termasuk Indonesia.

Oleh karena itu, bagi Anda yang aktif di Twitter, atau bahkan ingin terjun ke Twitter, mengetahui cara menggunakan Twitter dengan bijak adalah penting. Mempraktikkan etika di Twitter dapat menyelamatkan Anda dari ancaman hukum ITE. Yuk, simak cara bijak menggunakan Twitter di bawah ini.

Jangan memberikan informasi pribadi apa pun

Data pribadi seperti nama lengkap, kartu identitas, alamat rumah, tanggal lahir, nomor ponsel, nomor rekening, alamat email termasuk dalam kategori informasi berharga.

Oleh karena itu penting untuk melindungi data ini agar tidak disalahgunakan oleh manusia. Menelan data tersebut atau mempostingnya di Twitter adalah tindakan yang tidak bijaksana karena berpotensi dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

  1. Jangan tweet ujaran kebencian, SARA, dll.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Twitter saat ini telah menjadi tempat perdebatan opini, sehingga sering berakhir dengan Twit War alias Perang Twit. Tak sedikit yang kemudian ditangkap polisi karena bebas men-tweet hal-hal seperti ujaran kebencian, SARA baru, dll.

Bahkan jika tweet SARA atau ujaran kebencian Anda tidak berpengaruh saat ini, itu mungkin berhasil di masa depan. Jejak digital itu kejam, orang kemudian dapat menelusuri seluruh riwayat tweet Anda, mengambil tangkapan layar, dan kemudian membagikannya di media sosial.

Oleh karena itu, penting untuk selalu berhati-hati saat menulis tweet.

Pisahkan akun bisnis dan pribadi

Anda mungkin orang yang aktif mengkritik kebijakan pemerintah, tetapi sekali lagi, Anda adalah pengusaha yang menjalankan bisnis kecil-kecilan untuk memenuhi kebutuhan.

Untuk melakukannya, pisahkan akun tweet bisnis dan akun tweet pribadi Anda agar postingan di dalamnya tidak tercampur dan tumpang tindih.

  1. Gunakan nama asli

Orang iseng tidak hanya ditemukan di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya. Jika Anda menggunakan akun Twitter dengan nama samaran, ada risiko akun Twitter akan muncul nanti dengan nama asli Anda, tetapi orang yang membuat akun itu adalah orang iseng.

Jika Anda memiliki ini, Anda akan menghadapinya nanti. Jadi sebaiknya gunakan nama asli Anda, Anda mungkin tidak memerlukan nama lengkap, tetapi cukup dapat dipercaya di mata teman-teman Twitter Anda.

  1. Jangan hanya mengikuti

Kami tidak tahu siapa saja yang bermain Twitter, bisa jadi orang baik, bisa jadi orang jahat. Selama kita mengikuti orang yang tidak kita kenal atau kita tidak memiliki teman bersama dengan teman di grup kita, ini bukan langkah yang cerdas.

Dikhawatirkan hal ini akan menimbulkan masalah di kemudian hari, sehingga tidak disarankan untuk hanya mengikuti akun orang lain.

Lihat Juga :

https://ruaitv.co.id/
https://cmaindonesia.id/
https://rakyatjakarta.id/
https://gramatic.id/
https://tementravel.id/
https://psyline.id/
https://cinemags.id/
https://imn.co.id/
https://bernas.co.id/
https://mt27.co.id/